• Gambar3
  • welcom

Selamat Datang di MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA KEDIRI. Terima Kasih Kunjungannya

Login Member

Username:
Password :

Agenda

18 October 2021
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

https://man1kotakediri.sch.id/files/SK_KELULUSAN_PESERTADIDIK_2020-2021_.pdf-

Konsule pemanfaatan limbah tebu oleh mahasiswa UM

Limbah produksi pembuatan gula di pabrik semakin hari kian meningkat. Terutama pembuatan gula dari tebu hanya diambil sarinya saja, dan menyisakan ampas yang begitu banyak. Berbagai terobosan dibuat untuk mengatasi hal tersebut.

Beberapa mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM)  memberikan inovasi untuk mengatasi hal tersebut. Konsule, sebutan produk yang memanfaatkan limbah ampas tebu untuk dijadikan bahan bakar kompor yang di sudah didesain khusus.

Limbah ampas tebu tersebut melalui beberapa tahapan untuk proses pembuatannya hingga menjadi bahan bakar nitroselulosa.

“Nitroselulosa ini terbuat dari bahan utama limbah ampas tebu dari proses pembuatan gula, kemudian dilakukan proses nitrasi untuk menghasilkan bahan bakar nitroselulosa yang siap digunakan,” ujar Tsalis, Alumni MAN 1 Kota Kediri sekaligus ketua tim.

Proses pembuatan nitroselulosa ini tidak dapat dilakukan dengan sembarangan sehingga tim mendapat bimbingan Irma, dosen kimia untuk memaksimalkan proses pembuatan nitroselulosa.

Untuk mendukung pengujian bahan bakar nitroselulosa, tim juga membuat rancang bangun kompor yang memiliki desain sederhana dan simple.

Beban maksimal yang dapat ditumpu oleh kompor sebesar 80 kg, dengan bahan material plat besi 2 mm.

“Kompor yang kami buat masih berupa prototype, namun memiliki beban maksimal sampai 80 kg dengan desain kompor yang sederhana dan simple,” ujar Dany, anggota tim.

Kompor ini dapat dibongkar pasang sehingga bisa dibawa kemana-mana dan lebih ringkas, tujuan pembuatan kompor ini untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Tim harus melalui proses panjang dalam pembuatan bahan bakar nitroselulosa maupun kompornya. Tentu karya ini tak berhenti dalam proses pembuatan saja, namun harus memiliki kebermanfaatan yang berkelanjutan. Kompor ini akan segera mendapatkan hak paten agar bisa disosisalisasikan kepada masyarakat.

 https://man1kotakediri.sch.id/files/limbah_produksi_pembuatan_gula_di_pabrik_semakin_hari_kian_meningkat_1.doc